Skip to main content

Posts

Showing posts from December, 2012
"Saijah remuk, dan dia kan sadar, yang tak diam dengannya hanya waktu" (Saijah, diambil dari judul karangan Max Havelar - Saijah dan Adinda)

Dengan langkah yang gagah berani seperti langkah orang yang besar cita-citanya , Saijah masuk ke rumah Adinda , dan kepada Adinda ia menceritakan rencananya.

-"Bayangkan , " katanya , "Jika aku kembali , kita sudah cukup umur untuk kawin , dan kita akan memiliki dua ekor kerbau ! "
-"Baik sekali , Saijah . Aku ingin kawin dengan kau jika kau telah kembali . Aku akan memintal , dan menenun sarung dan selendang , dan aku akan membatik , dan bekerja rajin sekali selama itu . "
-" O , aku percaya Adinda , tapi ... bagaimana jika aku kembali dan kau telah kawin ? "
-" Saijah , kau tahu bahwa aku tidak akan kawin dengan orang lain ; ayahku telah berjanji dengan ayahmu mengenai diriku . Dan kau sendiri . ? "
-" Aku akan kawin dengan kau , percayalah , bila aku pulang , aku akan berse…

-Pollen-

"Wish that I could cry
Fall upon my knees
Find a way to lie
About a home I'll never see..."
— Super(wo)man, Five For Fighting